|

Tips Merawat Mesin Cuci

Saat ini, kebanyakan dari kita pasti lebih memilih menggunakan mesin cuci untuk mencuci pakaian. Dengan begitu pekerjaan mencuci pun akan lebih ringan dan praktis. Namun, seringkali kita tidak acuh dalam merawat mesin cuci, karena dianggap tidak perlu perawatan yang ekstra. Sama seperti peralatan elektronik lainnya, masin cuci juga memerlukan perawatan yang khusus agar tidak mudah rusak. Rusaknya mesin cuci biasanya disebabkan karena penggunaan yang salah atau kurangnya perawatan. Agar mesin cuci kamu awet, simak yuk tips dan trik merawatnya dibawah ini.

1. Perhatikan posisi mesin cuci

Baca Juga :

Genks, dalam meletakkan mesin cuci kamu juga tidak bisa sembarangan, ya! Pastikan tempatnya tidak lembab, agar mesin cuci tidak berjamur. Tapi bukan berarti kamu boleh meletakkan mesin cuci di bawah sinar matahari langsung. Karena dapat membuat mesin cuci kamu cepat rusak, akibat panas yang berlebih dari sinar matahari.

Mesin cuci juga harus diletakkan pada bidang yang datar.  Perlu dipastikan juga apakah ventilasi pada mesin cuci tidak tertutup. Hal tersebut dilakukan guna menjaga suhu mesin cuci tetap stabil selama penggunaan. Dalam meletakkan mesin cuci, sebisa mungkin tidak menempel atau merapatkannya ke dinding. Sisakan ruang space pada sisi belakang dan samping mesin cuci.

Selain itu, Genks, jangan meletakan mesin cuci di tempat yang basah. Hal tersebut dapat membuat mesin cuci menjadi rusak. Sebaiknya, kamu menggunakan alas mesin cuci agar tidak mudah rusak. Tempatkanlah mesin cuci ditempat yang kering, sehingga mesin cuci pun akan menjadi awet dan terhindar dari kerusakan.

2. Menggunakan mesin cuci secara tepat

Tata cara menggunakan mesin cuci juga perlu menjadi perhatian. Pastikan kamu membaca pentunjuk penggunaan mesin cucinya terlebih dahulu. Jangan menggunakan air dan detergen yang berlebih, sesuaikan lah dengan petunjuk penggunaanya. Karena penggunaan deterjen dan air yang berlebih dapat menyisakan detergen yang menempel pada mesin cuci kamu. Mesin cuci juga memiliki kapasitas maksimalnya. Jangan memasukkan cucian melebihi kapasitas yang seharusnya. Karena hal tersebut dapat merusak motor penggerak mesin.

Saat mesin cuci sedang berjalan, kamu tidak boleh membuka pintu atau pun memasukkan benda ke dalam mesin. Kamu juga dilarang untuk menyemprotkan air ke kontrol panel. Jika tidak sengaja menyemprotkan air ke kontrol panel, harus langsung dibersihkan dengan kain yang kering.

3. Jaga kebersihan mesin cuci

Agar mesin cuci kamu tahan lama, hal yang harus kamu lakukan adalah menjaga kebersihan mesin cuci secara rutin. Dengan begitu tidak akan merusak bagian mesinnya. Kamu bisa membaca buku pandian untuk membersihkan bagian-bagian penting pada mesin cuci. Menjaga kebersihan mesin cuci seperti pada bagian selang pembuangan airnya dapat membuat mesin cuci kamu awet. Ceklah beberapa kali bagian filter dan selang pembuangannya. Jika terdapat masalah, seperti terjadi kebocoran maka harus segera ditangani.

Tabung pada mesin cuci juga harus rutin dibersihkan agar tidak berbau dan bisa digunakan dalam waktu yang lama. Ada beberapa mesin cuci yang telah mempunyai fitur pencucian tabung secara otomatis. Jika mesin cuci kamu belum memiliki fitur ini, kamu bisa mencucinya secara manual. Caranya cukup dengan menggunakan air panas, baking soda dan cuka. Campuran ketiga bahan tersebut dimasukkan ke dalam mesin cuci, dan putar mesin cuci kamu. Dengan begitu, bau tidak sedap pada mesin cuci kamu pun akan hilang.

Nah itulah beberapa hal yang harus kamu perhatikan dalam merawat mesin cuci kamu. Dengan begitu mesin cuci kamu pun akan lebih awet dan terjaga, Genks!

Share :
Baca Juga

Sudah Mandi Masih Bau Badan? Mungkin Ini Penyebabnya

6 Spot Yang Benar Saat Menyemprotkan Parfum

5 Tips Menjaga Tubuh Agar Tetap Wangi Tanpa Parfum

Kapan Waktu yang Tepat Gunakan Pewangi Pakaian?

Copyright © 2018 All Right Reserved
Lupa password ? klik disini
Nama Lengkap
Email
Password
Alamat Lengkap
Tempat, Tgl Lahir
I agree with term and conditions
Sudah punya akun, login disini
Sudah punya akun, login disini
Upload Foto
Upload Foto
Upload Struk
*) Max 230 Karakter, Sisa 230 Karakter